.post-thumbnail{float:left;margin-right:20px}

Senin, 13 Januari 2014

Hujan Di Hari Senin

Di hari minggu: yaah besok udah senin
Begitulah kebanyakan orang tak ingin buru-buru ditinggalkan hari minggunya
Senin penat, senin macet, senin banyak tugas
Namun tidak demikian denganku
Menghayati waktu sulit kulakukan di hari minggu
Senin terlalu cantik untuk ditunggu

Di bulan Januari: di sini banjir di sana banjir
Hujan menghujam bumi tanpa sela
Menjadi pemandangan mutlak dari kaca jendela
Menyihir yang melihatnya bertualang ke masa lampau
Bukan hujan badai, hujan sedang-sedang saja
Romantis, katanya

Aku menemukanmu kembali di hari senin
Setelah sabtu dan minggu menjauhkan kita
Aku suka hari senin
Karena senyuman itu terlihat lebih hangat di hari senin
Menenggelamkan rindu-rindu yang menjerit
Memercik sesuatu yang disebutnya ‘deg-degan’
Rintik..rintik..lalu deras
Menjebak manusianya pada atmosfer kesyahduan
Mendekatkan dua insan yang malu-malu
Lucu sekali tingkahnya
Aku suka hujan
Hujan saat kamu datang padaku
Menceritakan kisah-kisah konyol
Membuatku larut dalam fatamorgana
Adanya hanya aku dan kamu

Hari ini hari senin di bulan Januari

Hujan sajalah. Aku suka hujan di hari senin